The Happiness Boys

By: taufik noor

Jun 18 2012

Tags: , , , , , ,

Category: Photography, Portrait

Leave a comment

Aperture:f/10
Focal Length:10mm
ISO:100
Shutter:1/250 sec
Camera:Canon EOS 7D

[Sorry, in this post  i’ll use Indonesia Language, because i’ll share it to my little friends. If you want to read this post, you can translate it via Google translate 🙂 ]
Anak Layangan. Yup, mungkin itu julukan yang pantas bagi mereka. Bagaimana tidak mereka mampu menerbangkan layangan tanpa ada kehadiran angin sekalipun.

Itulah sedikit gambaran tentang mereka, sekumpulan bocah kecil yang penuh cinta dan kebahagian. memang sudah hampir tiga tahun aku kuliah di daerah sini, tapi baru kali ini aku sempatkan waktu untuk bermain layang2 dengan penduduk sekitar. Sunguh, aminzing. rasanya bagaikan kembali ke 10 tahun lalu. memang saat seumuran mereka, aku juga sering bermain layang2 dengan sahabatku di kala sore atau bahkan dibawah terik siang matahari. Agenda untuk bermain layang2 pun sudah kurencanakan beberapa hari sebelumnya. bahkan aku sempat membuat sebuah layangan sendiri (meski tidak kugunakan karena kayaknya ga bakal bisa terbang). dan akhirnya aku putuskan untuk membeli (kebetulan sudah ada lagi setelah langka beberapa hari). dan di jalanan pun semua orang, mulai dari pemuda desa, bapak2 penjual makan, atau bahakan ga jelas orang lewat saja, bertanya : “Main layangan mas??” tanya mereka heran. Mungkin mereka kira saya ni masih kekakanak2an ato masa kecil kurang bahagia kalia.. padahal bukan itu, saya sebenarnya sih lagi cari objek foto. selain itu saya hanya ingin bermain dengan masa lalu, dengan kenangan yang begitu manis dan tak terlupakan. bayangkan saja, selama kuliah ini, hampir sepertiga dari hidup saya dalam 365 selalu berada di depan komputer.. gila, bisa2 julukan “nerd” itu melekat pada saya..

"taufik noor"

Making some kites together

kembali ke bermain layangan, kami pun akhirnya saya bermain layangan lagi. di sana aku juga sedikit mempelajari pola pikir anak2 jaman sekarang. ternyata apa yang kulihat dari mereka jauh dari anak2 yang “hidup di jaman modern”.  mereka masih lumayan polos, baik hati, perhatian, kreatif dan saling mengasihi satu sama lain. Aku pun bersyukur, setidaknya dari mereka masih bisa kusandarkan harapan penerus bangsa ini. (bukan seperti para penguasa saat ini). di balik tingkah “iyik”nya (*usil bin nakalnya anak kecil) aku kadang malah ketawa2 sendiri dibuatnya. pikiran dan lamunan pun seolah diputer ke masa aku masih berlari mengejar layangan.. tak lupa dari mereka pun aku belajar pola pikir anak, ternyata mereka emang labil. satu ketika mereka sangat tidak mau difoto, tapi beberapa detik kemudian mereka merengek minta difoto..

hha, senja pun semakin larut tak lupa kami foto bersama. Terimakasih teman2ku, adik2 tercinta, vito, kiki, akbar, dimas, adam, dkk. teruslah berlari dan mengejar layanganmu, cita-citamu dan terbangkan semuanya dalam imajimu untuk masa depan bangsa yang lebih baik..

"taufik noor"

we are the next generation

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: